TANAH DATAR – Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai kebutuhan pengungsi yang menempati aula Kantor Camat X Koto, Bupati Tanah Datar Eka Putra langsung datang ke lokasi pada Minggu (30/11/2025) malam. Kehadiran Bupati beserta jajaran merupakan bentuk respon cepat Pemerintah Daerah dalam memastikan penanganan pengungsi berjalan optimal.
Bupati Eka Putra menjelaskan bahwa dirinya baru tiba di rumah dinas sekitar pukul 19.30 WIB setelah seharian turun ke berbagai titik terdampak bencana. Namun begitu menerima laporan kebutuhan mendesak berupa matras, sembako, dan perlengkapan bayi, Bupati langsung bergerak bersama tim untuk menyerahkannya langsung.
“Kami sebagai pemerintah daerah harus memastikan masyarakat yang mengungsi karena musibah ini terfasilitasi dengan baik, terutama kondisi tempat tidur dan kebutuhan dasar mereka. Jangan sampai ada yang jatuh sakit ke depannya,” ujar Bupati.
Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, menyebutkan bahwa jumlah pengungsi di lokasi tersebut mencapai 161 orang, sebagian besar terdiri dari perempuan dan anak-anak. Kondisi ini membuat kebutuhan ruang, alas tidur, sanitasi, dan makanan menjadi prioritas utama.
Sementara itu, masyarakat pengungsi menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran langsung kepala daerah. Mereka berharap Bupati diberi kekuatan dan kesehatan untuk terus mendampingi masyarakat di masa sulit ini.
Tokoh masyarakat X Koto, Syahrial, juga memberikan apresiasi atas respons cepat Bupati.
“Tindakan Bupati Tanah Datar yang cepat tanggap dalam keadaan seperti ini sangat membantu dan memberikan rasa aman. Inilah yang dibutuhkan masyarakat saat ditimpa musibah. Semoga situasi di Tanah Datar segera membaik,” ujarnya.
Turut hadir dalam pendistribusian bantuan tersebut Kapolres Padang Panjang serta Dandim 0307 Tanah Datar, yang memastikan koordinasi keamanan dan distribusi logistik berjalan kondusif.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk terus memantau dan memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, sekaligus menyiapkan langkah-langkah pemulihan pasca-bencana bagi masyarakat terdampak.(Akos)
