TANAH DATAR – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat, Dr. dr. Roni Eka Syahputra, resmi melantik dr. Nedi Hidayat sebagai Ketua dan Pengurus IDI Cabang Tanah Datar periode 2026–2029 di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Kamis (30/4/2026).
Ketua pelaksana, dr. Hanif Al Muhammady Hasyim, menyampaikan, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang yang digelar pada 7 Februari 2026.
“Sebanyak 57 orang pengurus dilantik untuk menjalankan roda organisasi ke depan. Dan, terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati dan seluruh undangan, yang menyempatkan hadir dalam kegiatan ini, maaf sekiranya ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Ketua IDI periode sebelumnya, dr. Hadianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang selama ini telah melibatkan IDI dalam berbagai program daerah.
“Dalam periode sebelumnya, kita mengalami bencana, namun berkat kerjasama semua pihak, kita bisa bersama untuk turut menangani dan membantu, terima kasih atas dukungan dan mohon maaf apabila ada kekurangannya,” katanya.
Sementara itu, Ketua IDI yang baru, dr. Nedi Hidayat, menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi lebih bermanfaat bagi anggota sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Ke depan, kami akan fokus pada pelatihan, peningkatan pemahaman di bidang kedokteran dan hukum, serta memperluas kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu , Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi tinggi dan selamat kepada seluruh pengurus IDI yang baru dilantik.
“Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sehingga derajat kesehatan masyarakat Tanah Datar semakin baik,” katanya.
Ia juga mengajak IDI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program prioritas, seperti percepatan penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta peningkatan akses layanan kesehatan, termasuk program cek kesehatan gratis.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadly menitipkan tiga pesan utama kepada pengurus IDI Tanah Datar, yakni Perkuat Kolaborasi, Jaga Profesionalisme dan Etika, serta Dekatkan Pelayanan Kesehatan.
“Saya harap, sinergi antara IDI, dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan klinik swasta harus diperkuat, terutama dalam program promotif dan preventif hingga ke nagari, sekolah, dan posyandu. Kemudian dokter diminta terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan berkelanjutan serta menjunjung tinggi sumpah dan kode etik kedokteran. IDI diharapkan membantu pemerataan tenaga medis, pelaksanaan bakti sosial, serta pemanfaatan telemedicine untuk menjangkau wilayah terpencil,” ungkapnya. (*)


