TANAH DATAR – Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Media dan Politik, Dr. Kastorius Sinaga, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar pada 21–22 Juli 2026 guna memantau langsung pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang didanai melalui Transfer ke Daerah (TKD).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas pertemuan Bupati Tanah Datar Eka Putra dengan Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu lalu untuk membahas kebutuhan tambahan anggaran penanganan bencana.
Pada hari pertama, Kastorius Sinaga disambut langsung oleh Bupati Eka Putra di Rumah Dinas Indojolito pada (21/07/2026) malam. Jamuan makan malam tersebut turut dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk koordinasi awal sebelum pelaksanaan peninjauan lapangan.
Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan penggunaan dana TKD dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai sasaran.
Pemerintah Pusat menaruh perhatian khusus terhadap Tanah Datar mengingat daerah tersebut masih menghadapi bencana susulan yang berdampak pada kebutuhan pendanaan tambahan untuk mempercepat proses pemulihan.

Bupati Eka Putra menjelaskan, sebelumnya dirinya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri guna memperoleh kejelasan mengenai mekanisme penambahan anggaran bagi daerah terdampak bencana. Dari hasil koordinasi tersebut, Kemendagri kemudian menginisiasi kunjungan lapangan agar pemerintah pusat dapat melihat secara langsung perkembangan penanganan pascabencana di Tanah Datar.
“Melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat melihat kondisi riil di lapangan sehingga proses percepatan penanganan dan dukungan anggaran dapat dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Eka Putra.
Dalam kesempatan itu, Kastorius Sinaga menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen penuh dalam mendampingi daerah yang terdampak bencana. Menurutnya, upaya pemulihan yang telah dilakukan harus diketahui masyarakat secara luas agar tidak tertutup oleh berbagai informasi negatif.
“Jangan sampai berita negatif mengalahkan berbagai kerja positif pemerintah dalam memulihkan kondisi masyarakat. Kita harus terus menyampaikan informasi mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam penanggulangan darurat bencana, baik di Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat. Kehadiran kami di Tanah Datar juga untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan informasi tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat,” kata Kastorius.
Pada hari kedua kunjungan, Bupati Eka Putra memaparkan perkembangan pemanfaatan dana TKD yang telah dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Dalam paparannya, Bupati juga menjelaskan kondisi terkini pascabencana serta sejumlah kendala administrasi akibat terjadinya bencana susulan di beberapa wilayah.
Eka Putra mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen memanfaatkan dana Transfer ke Daerah (TKD) secara optimal untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Saat ini kami sedang menyusun Rencana Induk (Renduk) sebagai dasar pengajuan tambahan dukungan ke pemerintah pusat. Harapannya, seluruh kebutuhan rehabilitasi, rekonstruksi, hingga upaya mitigasi bencana ke depan dapat terakomodasi,” katanya.
Usai pelaksanaan ekspos, rombongan melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi pembangunan, di antaranya kawasan Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Rambatan serta proyek revitalisasi sungai dan pembangunan jaringan irigasi di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan.
Di lokasi Huntap, Kastorius memberikan sejumlah masukan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar agar proses relokasi masyarakat dari Hunian Sementara (Huntara) menuju Hunian Tetap dapat dipercepat sehingga warga segera memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan permanen.
“Percepatan pembangunan hunian tetap harus menjadi prioritas agar masyarakat yang masih berada di hunian sementara dapat segera menempati rumah yang lebih layak dan aman,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Kastorius menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Tanah Datar segera menyampaikan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meminta dukungan kelancaran distribusi bahan bakar bagi kendaraan operasional proyek pembangunan.
“Kendala distribusi material harus segera diatasi agar target penyelesaian Huntap tidak mengalami keterlambatan dan masyarakat dapat segera menempati rumah permanen,” ujarnya.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Nagari Sumpur untuk meninjau hasil revitalisasi sungai beserta pembangunan jaringan irigasi yang telah mengairi sebagian lahan pertanian masyarakat.
Meski sebagian besar jaringan telah berfungsi, masih terdapat sejumlah lahan pertanian warga yang belum terlayani karena keterbatasan anggaran pembangunan. Melihat kondisi tersebut, Kastorius mengusulkan agar kebutuhan pembangunan irigasi lanjutan dimasukkan dalam usulan tambahan dana TKD sehingga seluruh kawasan pertanian dapat memperoleh manfaat secara merata.
Harapannya kunjungan langsung Staf Khusus Menteri Dalam Negeri tersebut dapat mempercepat proses dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan pascabencana di Tanah Datar.(Akos)


